SCM player skins UJIAN ITU NIKMAT: tawakal
Showing posts with label tawakal. Show all posts
Showing posts with label tawakal. Show all posts

Saturday, June 12, 2010

Emm Sebenarnya JODOH.. Dari Langit atau Dari Hati?





“Senang ya? kalau kita bisa bertemu dengan jodoh, yang diberikan Tuhan dari langit” kata Maria “Bukan dari Langit, Maria.. tapi dari hati” Fahri nampaknya punya pendapat lain
Sungai nil dan Mesir itu jodoh, tanpa sungai nil, tak akan ada mesir, tak ada peradaban. Semua orang diciptakan dengan jodohnya masing-masing.

Itulah sekilas bualan antara Maria dan Fahri di tepi sungai nil (dalam filem, Ayat Ayat Cinta. Inilah salah satu kalimat yang paling berkesan dalam film tersebut (selain Sabar dan Ikhlas itu Islam). Yang perlu digaris di sini adalah perbedaan persepsi datangnya jodoh.

Jodoh dari Langit atau Jodoh dari Hati? ada pepatah yang mengatakan bahwa dari mata turun ke hati, ini berarti rasa cinta ( mungkin dikatakan jodoh) juga turun dari hati. Tapi entah bagaimana sebenarnya aku tak tau pasti

lalu tika disapa teman dengan soalan "menurutmu bedanya jodoh dari langit dengan jodoh dari hati itu apa?“

Waktu itu aku menjawab spontan, aku mencontohkan apa yang ada dalam novel Ayat-Ayat Cinta, menurutku kalau Fahri jadi nikah dengan Nurul, itu berarti Nurul adalah Jodoh dari hatinya Fahri. Tapi ternyata Fahri bernikah dengan Aisha, jadi aku simpulkan kalau Aisha adalah jodoh dari langit Fahri, artinya Fahri berjodoh dengan Aisha dengan proses ta’aruf dan secara tak disangka.

Dua-duanya benar. Jodoh itu dari langit, dimaksudkan bahwa jodoh adalah sepenuhnya kuasa Allah SWT, dan jodoh dari hati, itu adalah asal proses bagaimana kita sebagai manusia untuk menemukan jodoh yang telah ditentukan oleh Allah SWT.

Nah bila jodoh ditangan Tuhan, maka untuk mendapatkan jodoh, tahap pertama adalah menemukan 'tangan Tuhan', untuk menemukan tangan Tuhan, temukan Tuhan terlebih dahulu, niscaya akan ketemu jodohmu.

ini hanya logik sederhana, dari 'permainan' kata-kata.

Moral : eemmm.. yang sesungguhnya bahawa CINTA milik ALLAH , ALLAH itulah CINTA . kemudian hati itu merupakan alat untuk memperoleh cinta itu dan di wujudkan (dicampakkan Allah) terhadap makhluknya khususnya untuk lawan jenis.

Bilamana kita mencitai Allah, mencintai Rasulullah, mencintai ibuayah, keluarga, mencintai saudaramu.. mencintai seluruh makhluk maka ketika itu kita akan merasai nikmatnya ketenangan dari cinta...malah cinta itu hakikat dan syariatnya beriringan.. memohon bantuan Allah juga dengan usaha kita sendiri..

Bukankah Maria (dalam ayat-ayat cinta) berucap saat-saat akhir mereka berkumpul sebelum solat berjemaah lalu meninggal “saya baru mengerti perbedaan antara KEINGINAN UTK MEMILIKI dengan CINTA”.

Nah, menurut teman sekelian, bedanya jodoh dari langit dengan jodoh dari hati itu apa pula ya???

emmmm....

~UmmiNur Jannah~


Friday, July 24, 2009

TERGENDALA...



Ya Allah, lamanya saya tak update blog... lebih sebulan, sebenarnya banyak 'kisah' yang terjadi sepanjang sebulan ini, tapi tak mampu saya nak nulikkan kedalam blog ini. kisah- kisah hidup kita manusia.. seperti yang menjadi tagline saya selama ini.. bahawa ujian itu nikmat.. itupun jika kita melihatnya dari satu sudut pandangan yang menjadikan ALLAH SWT sebagai tunjuang dan teras kehidupan..

Namun, kebanyakan dari kita sukar atau sering tidak mampu untuk melihat setiap ujian, cobaan atau masalah yang kita hadapi sebagai satu nikmat. kerana kita menggunakan mata nafsu dan logik akal semata. bagi kebanyakkan kita, masalah mesti selesai selepas kita dah berusaha untuk menyelesaikan, padahal, buka namanya hidup jika langkah kita tidak digayuti masalah. waima mati lebih banyak masalah menunggu untuk kita selesaikan didalam kubur.

Sejak akhir akhir ini pula, saya dapati masalah rumahtangga semakin meruncing, maklumlah zaman kegawatan, bukan ekonomi dunia saja yang merudum, emosi manusia juga semakin meruncing. selain masalah kewangan, sikap dan penerapan aspek agama dalam hidup adalah tunjang bagi seseorang itu masih mampu bertahan dalam keadaan 'separuh mati'.
emmm... begitulah yang dinamakan hidup..kalau segala galanya berjalan lancar je... bila masa pula kita nak diuji nak diduga..nak nilai iman kita ditahap mana???

Justeru ada masanya, perancangan kita tidak akan selancar penyusunan diatas kertas,ada tikanya kita akan teresak-esak jika apa yang dirancang tergendalalah pula...
Namun percayalah, antara perancangan kita manusia dan rancangan yang diaturkan ALLAH SWT untuk kita hambaNYA.. maka yang paling sempurna sudah semestinya dari ALLAH, kerana DIA lebih tahu keperluan kita dari keinginan kita..
wallahu'alam